Tuesday, October 11, 2011
Being a mom, or mom to be
Labels:
don't know why,
him,
Me
Uhm, saya belum pernah mengandung atau melahirkan seorang anak. Just wondering, how it feels. I'm definitely sure that it would be unforgetable moments in whole life. Setiap pagi, ketika membuka laptop, situs yang sering saya kunjungi -selain e-mail provider- tidak lain adalah situs parenting and pregnancy. Ha ha.... It's become my habits recently. Saya banyak belajar dari sana tidak hanya tentang kehamilan, tapi juga bagaimana mengasuh anak. Saya berharap pelajaran dan pengalaman berharga ini akan berguna ketika saya hamil atau mempunyai anak, someday.
Saat ini kami masih menanti kehadiran seorang anak. Saya sering dihinggapi perasaan iri melihat wanita lain begitu mudah (menurut saya) mengandung, namun bagi saya ini adalah hal yang sulit. Meskipun sulit dalam hal ini tentu saja tidak seperti sulit dalam mengerjakan ujian karena kita belum belajar. Sulit dalam hal ini lebih banyak dipengaruhi oleh -kalau statistik bilangnya- variabel bebas yang tidak bisa dikendalikan.
Seringkali mempertanyakan, why it has to be me? Sudah pasti saya tidak akan menemukan jawabannya. Dan hal ini hanya menambah beban di hati, rasa iri kepada ibu-ibu hamil yang semakin menggunung, jauh dari rasa syukur kepada Allah SWT, dan yang pasti akan menyakitinya, suami saya.
Mungkin kami berbeda dari pasangan yang lain. Untuk yang satu ini, kami harus menunggu lebih lama. Kata orang bijak: Selalu ada hikmah dibalik setiap kejadian. Ya, mungkin dengan ini masa pacaran kami agak diperlama, ha ha... sehingga bisa travelling kemana-mana, mungkin kami diminta untuk lebih banyak memperhatikan orang-orang disekitar, keluarga atau tetangga, atau mungkin juga ini merupakan ujian kenaikan kelas yang menentukan apakah kami patut naik kelas (amin ya Rabb), atau malah turun kelas (naudzubillah himindzalik). Yang pasti, Allah mengajarkan kepada saya untuk menjadi manusia yang lebih sabar dan selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan-Nya.
Suatu hari nanti, ketika saatnya tiba, saya yakin, insya Allah ini benar-benar akan menjadi pengalaman yang sangat indah bagi kami berdua.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

2 comments:
Artikel yang bagus mamam..
Tetap sabar dan selalu meminta pada Allah SWT ya mam. Insya Allah, suatu hari nanti, Allah akan memberi kita amanah, anak-anak yang soleh dan solehah, Amiiinnnn...
tersentuh bacanya.. karna aku juga ngerasa hal yg sama :) keep on spirit mba
Post a Comment